Showing posts with label Akuntansi. Show all posts
Showing posts with label Akuntansi. Show all posts

Tuesday, April 10, 2018

Penjelasan Analisa Ratio

Untuk menilai kondisi keuangan dan prestasi perusahaan, analisis laporan keuangan memerlukan beberapa tolok ukur. Tolok ukur yang sering digunakan adalah rasio atau indeks yang menghubungkan dua data keuangan yang satu dengan yang lainnya. Analisis dan interprestasi dari macam-macam rasio dapat memberikan pandangan yang lebih baik tentang kondisi keuangan dan prestasi perusahaan.
Seperti yang kita tahu suatu perusahaan pasti membuat laporan keuangan untuk menilai kinerja dan untuk pengambilan keputusan, namun Laporan keuangan penggunaannya terbatas, loh kenapa, ya jika perusahaan hanya menilai kinerja dari hasil laporan keuangan itu tidak cukup, oleh karena itu dibutuhkannya analisa laporan keuangan, karena dengan menganalisa laporan keuangan akan memperjelas informasi keuangan perusahaan, menjadi suatu tolak ukur bagi perusahaan, sebagai motivasi juga, karena jika dari hasil analisa laporan keuangan perusahaan bisa melakuan rencana-rencana yang lebih matang dan kinerja yang lebih bagus untuk mendapat target yang diinginkan.
Untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat pada dasarnya manajement menganalisa laporan keuangan menggunakan 4 (empat) kategori rasio yaitu :
a.       Rasio Likuiditas
b.      Rasio Solvabilitas (laverege)
c.       Rasio Profitabilitas
d.      Rasio aktifitas
Perhitungan analisa laporan keuangan mungkin memang mudah, pelajar setara smk pun bisa dengan mudah menghitung ratio-ratio dengan rumus-rumus yang sudah ada, namun untuk menindak lanjuti dan memberi penjelasan dari hasil analisa ratio mungkin ini agak sulit ,
Tapi tenang ayo kita belajar bersama, hhe . saya akan menjelaskan mengani rasio profitabilitas terlebih dahulu karena kalo membahas semuanya mungkin bisa pusing membacanya nanti, haha
A.  RASIO PROFITABILITAS
Dalam suatu perusahaan pasti tujuan utamanya adalah mencapai sebuah profit , jika tujuannya bukan mencapai profit namanya bukan perusahaan tapi lembaga non profit, seperti yayasan, dll.
Oleh karena itu untuk mengetahui apakah suatu perusahaan mendapatkan profit yang wajar atau tidak dibutuhkan nya analisa laporan keuangan.
Sebagai ilustrasi saya akan melampirkan  Laporang Keuangan PT. SR


Gross Profit margin ratio
Merupakan perbandingan antara penjulan bersih dikurangi harga pokok penjualan dengan tingkat penjualan , rasio ini menggambarkan laba kotor yang dapat dicapai dari jumlah penjualan.
Gross Profit Margin dapat dihitung dengan rumus :
Gross Profit Margin                = Laba kotor / Penjualan bersih x 100%
Berdasarkan laporan laba rugi PT. SR kita dapat menghitung gross profit margin rasio sebagai berikut :
Rp. 53.000.000 / Rp. 120.000.000 X 100% = 44%
Penjelasan :
dari hasil perhitungan analisa rasio gross profit margin, bahwa setiap Rp. 1 penjualan yang dihasilkan PT.SR hanya mendapatkan laba kotor Rp. 0.44, berarti Rp. 0.56 habis digunakan untuk Harga pokok Penjualan. Bisa juga dikatakan PT. SR hanya mampu mendapat laba kotor 44% dari penjualan yang di dapat. Dan tersisa 56% untuk menutup beban operasional.
Apakah gross profit margin 44% ini bisa dikatan tinggi, rendah, atau sedang?
jika PT. SR adalah perusahaan retail yang kita ketahui mempunyai banyak saingan, dan misalkan dilihat dari perusahaan sejenis retail lainnya tingkat rata-rata ratio gross profit margin 60%, maka hasil gross profit margin ratio 44% dikatakan PT.SR boros di HPP.
BERSAMBUNG...

Pengertian Akuntansi

Assalamualaikum.
hari ini adalah hari pertama saya menulis artikel mengenai akuntansi, materi pertama saya akan membahas tentang pengertian akuntansi, sifat dari akuntansi, fungsi akuntansi, dan tujuan akuntansi
Ngomong-ngomong soal akuntansi , dikalangan pelajar bahkan didunia bisnis pasti tidak akan pernah lepas dari  akuntansi. dimana akuntansi sangat berperan penting untuk memberikan informasi keuangan dalam setiap perusahaan.

maka dari itu pelajar yang mengambil jurusan akuntansi selalu diprioritaskan loooh. ha ha.

oke, saya mulai dari pengertian akuntansi dari beberapa sumber :

Akuntansi adalah suatu aktivitas jasa (mengidentifikasikan, mengukur, mengkalsifikasikan dan mengikhtisarkan) kejadian atau transaksi ekonomi yang menghasilkan informasi kuantitatif terutama yang bersifat keuangan yang digunakan dalam pengambilan keputusan (Amin. W, 1997) 

Pengertian akuntansi menurut Abubakar. A & Wibowo (2004) adalah proses identifikasi, pencatatan dan komunikasi terhadap transaksi ekonomi dari suatu entitas/perusahaan.

Pengertian akuntansi menurut Kieso dan Weygandt adalah sebuah sistem informasi yang bertugas mengidentifikasi, melakukan pencatatan dan mengomunikasikan segala kejadian ekonomi dari suatu organisasi ke pihak yang memiliki kepentingan.
Pengertian akuntansi menurut accounting principle board adalah suatu kegiatan jasa untuk memberikan informasi yang bersifat kuantitatif dimana pada umumnya berukuran materi atau uang tentang mengenai suatu badan ekonomi yang untuk digunakan dalam mengambil keputusan ekonomi dalam memilih diantara beberapa pilihan alternatif.
Pengertian akuntansi menurut American Institute of Certified Public Accountant adalah suatu seni mencatat, mengikhtisarkan dan mengelola dengan proses tertentu dan dalam ukuran moneter dan transaksi serta kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan menafsirkan hasil-hasilnya.
Dari pengertian akuntansi diatas , kita dapat berikan kesimpulan 
bahwa akuntansi adalah suatu aktivitas ekonomi yang kegiatannya mulai dari mengukur, mencatat, mengklasifikasikan dan mengikhtisarkan dan mengelola dengan proses tertentu dari kejadian atau transaki ekonomi yang terjadi dalam suatu perusahaan guna menilai dan mengambil keputusan secara  jelas dan tegas bagi pihak yang menggunakan informasi keuangan tersebut
Fungsi Akuntansi.
akuntansi berfungsi untuk dapat menyediakan informasi keuangan yang akurat dan jelas dari hasil proses pengelolaan data transaksi yang terjadi dalam suatu perusahaan.

Tujuan akuntansi.
akuntansi memiliki tujuan, akuntansi keuangan menurut Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) tujuannya adalah sebagai berikut
  1. Untuk memberi informasi keuangan yang secara handal bisa dipercaya mengenai kewajiban, modal dan sumber ekonomi
  2. Untuk memberi informasi yang terpercaya tentang perubahan perubahan yang ada pada sumber sumber ekonomi sebuah perusahaan yang muncul karena adanya kegiatan usaha
  3. Untuk memberi informasi keuangan yang bisa membantu penggunanya dalam memperkirakan potensi perusahaan dalam mendapatkan laba
  4. Untuk Memberi informasi penting yang lain tentang perubahan perubahan pada sumber ekonomi dan kewajiban
  5. Untuk menyampaikan sedalam mungkin informasi lain yang masih berkaitan dengan laporan keuangan yang masih relevan untuk digunakan oleh pengguna laporan keuangan
Sifat akuntansi.
akuntansi berperan penting dalam suatu entitas ekonomi, oleh karena itu akuntansi mempunyai sifat-sifat  sebagai berikut :
Akuntansi sebagai ideologi Tidak banyak yang membahas bahwa akuntansi dianggap sebagai suatu ideologi. Pihak yang menganggap akuntansi sebagai ideologi menganggap bahwa akuntansi ini alat untuk melegitimasi keadaan dan struktur sosial, ekonomi, dan politik kapitalis. Akuntansi sebagai suatu bahasa Akuntansi adalah bahasa perusahaan yang dapat berbicara (berkomunikasi) sendiri tentang suatu perusahaan/organisasi yang dilaporkannya. Sebagaimana halnya bahasa, akuntansi memiliki ciri-ciri yang sama dengan bahasa. Akuntansi sebagai suatu catatan historis Akuntansi telah dianggap sebagai wahana untuk memberikan gambaran sejarah organisasi dan transaksi yang dilakukan dengan lingkungannya pada masa lalu. Catatan ini merupakan gambaran bagaimana manajemen mengelolah kekayaan pemilik. Transaksi yang lalu dicatat dibukukan, dan dilaporkan melalui laporan keuangan. Akuntansi sebagai suatu realitas ekonomi saat ini Bagi pendukung pendapat ini maka akuntansi dianggap dapat memberikan gambaran realitas ekonomi perusahaan pada saat ini. Sehingga laporan akuntansi dianggap menggambarkan situasi ekonomi perusahaan pada saat sekarang, sehingga mestinya sistem akuntansi harus menggunakan harga saat ini atau current value. Akuntansi sebagai suatu sistem informasi Akuntansi merupakan teknik yang menggambarkan proses yang menghubungkan sumber data melalui channel komunikasi dengan para penerima informasi. Akuntansi memiliki siklus yang disebut Accounttng Cycle, yang memproses bukti transaksi menjadi bentuk-bentuk informasi yang kita kenal dengan laporan keuangan yang dapat dipergunakan masyarakat untuk proses pengambilan keputusan. Akuntansi sebagai suatu komoditi Komoditi adalah barang yang dapat dijual kepada konsumen karena daya gunanya. Output akuntansi dalam bentuk informasi adalah merupakan produk dari suatu "pabrik" yang dalam konteks ini pabrik tersebut adalah "sistem akuntansi". Output ini dibutuhkan masyarakat karena memberikan manfaat yang besar terutama bagi para pemakainya yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan ekonomi. Akuntansi dianggap sebagai pertanggungiawaban (accountibility) Akuntansi juga dapat dijadikan sebagai media untuk mempertanggungiawabkan pengelolaan suatu perusahaan atau lembaga kepada principal (majikan). Dengan adanya akuntansi maka sumber-sumber kekayaan yang dikelola dapat ditelusuri, dapat diketahui arus masuk dan keluarnya serta hasil yang diperoleh dari transaksi yang tedadibeserta posisi masing-masing kekayaan pada suatu tanggal tertentu dan hasil usahanya pada suatu periode. Akuntansi sebagai teknologi Akuntansi merupakan bagaian dari praktik sedangkan jika akuntansi dianggap sebagai teori maka untuk bisa dipakai mempengaruhi sosial harus terlebih dahulu diolah menjadi teknologi. Teknologilah yang secara langsung akan dapat mengubah sosial. Dengan demikian teknologilah yang bisa menjembatani antara teori dan praktek

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/juliansyafikri/sifat-sifat-akuntansi_565bba4fac92733b054eccff
Akuntansi sebagai ideologi Tidak banyak yang membahas bahwa akuntansi dianggap sebagai suatu ideologi. Pihak yang menganggap akuntansi sebagai ideologi menganggap bahwa akuntansi ini alat untuk melegitimasi keadaan dan struktur sosial, ekonomi, dan politik kapitalis. Akuntansi sebagai suatu bahasa Akuntansi adalah bahasa perusahaan yang dapat berbicara (berkomunikasi) sendiri tentang suatu perusahaan/organisasi yang dilaporkannya. Sebagaimana halnya bahasa, akuntansi memiliki ciri-ciri yang sama dengan bahasa. Akuntansi sebagai suatu catatan historis Akuntansi telah dianggap sebagai wahana untuk memberikan gambaran sejarah organisasi dan transaksi yang dilakukan dengan lingkungannya pada masa lalu. Catatan ini merupakan gambaran bagaimana manajemen mengelolah kekayaan pemilik. Transaksi yang lalu dicatat dibukukan, dan dilaporkan melalui laporan keuangan. Akuntansi sebagai suatu realitas ekonomi saat ini Bagi pendukung pendapat ini maka akuntansi dianggap dapat memberikan gambaran realitas ekonomi perusahaan pada saat ini. Sehingga laporan akuntansi dianggap menggambarkan situasi ekonomi perusahaan pada saat sekarang, sehingga mestinya sistem akuntansi harus menggunakan harga saat ini atau current value. Akuntansi sebagai suatu sistem informasi Akuntansi merupakan teknik yang menggambarkan proses yang menghubungkan sumber data melalui channel komunikasi dengan para penerima informasi. Akuntansi memiliki siklus yang disebut Accounttng Cycle, yang memproses bukti transaksi menjadi bentuk-bentuk informasi yang kita kenal dengan laporan keuangan yang dapat dipergunakan masyarakat untuk proses pengambilan keputusan. Akuntansi sebagai suatu komoditi Komoditi adalah barang yang dapat dijual kepada konsumen karena daya gunanya. Output akuntansi dalam bentuk informasi adalah merupakan produk dari suatu "pabrik" yang dalam konteks ini pabrik tersebut adalah "sistem akuntansi". Output ini dibutuhkan masyarakat karena memberikan manfaat yang besar terutama bagi para pemakainya yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan ekonomi. Akuntansi dianggap sebagai pertanggungiawaban (accountibility) Akuntansi juga dapat dijadikan sebagai media untuk mempertanggungiawabkan pengelolaan suatu perusahaan atau lembaga kepada principal (majikan). Dengan adanya akuntansi maka sumber-sumber kekayaan yang dikelola dapat ditelusuri, dapat diketahui arus masuk dan keluarnya serta hasil yang diperoleh dari transaksi yang tedadibeserta posisi masing-masing kekayaan pada suatu tanggal tertentu dan hasil usahanya pada suatu periode. Akuntansi sebagai teknologi Akuntansi merupakan bagaian dari praktik sedangkan jika akuntansi dianggap sebagai teori maka untuk bisa dipakai mempengaruhi sosial harus terlebih dahulu diolah menjadi teknologi. Teknologilah yang secara langsung akan dapat mengubah sosial. Dengan demikian teknologilah yang bisa menjembatani antara teori dan praktek

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/juliansyafikri/sifat-sifat-akuntansi_565bba4fac92733b054eccff
Akuntansi sebagai ideologi Tidak banyak yang membahas bahwa akuntansi dianggap sebagai suatu ideologi. Pihak yang menganggap akuntansi sebagai ideologi menganggap bahwa akuntansi ini alat untuk melegitimasi keadaan dan struktur sosial, ekonomi, dan politik kapitalis. Akuntansi sebagai suatu bahasa Akuntansi adalah bahasa perusahaan yang dapat berbicara (berkomunikasi) sendiri tentang suatu perusahaan/organisasi yang dilaporkannya. Sebagaimana halnya bahasa, akuntansi memiliki ciri-ciri yang sama dengan bahasa. Akuntansi sebagai suatu catatan historis Akuntansi telah dianggap sebagai wahana untuk memberikan gambaran sejarah organisasi dan transaksi yang dilakukan dengan lingkungannya pada masa lalu. Catatan ini merupakan gambaran bagaimana manajemen mengelolah kekayaan pemilik. Transaksi yang lalu dicatat dibukukan, dan dilaporkan melalui laporan keuangan. Akuntansi sebagai suatu realitas ekonomi saat ini Bagi pendukung pendapat ini maka akuntansi dianggap dapat memberikan gambaran realitas ekonomi perusahaan pada saat ini. Sehingga laporan akuntansi dianggap menggambarkan situasi ekonomi perusahaan pada saat sekarang, sehingga mestinya sistem akuntansi harus menggunakan harga saat ini atau current value. Akuntansi sebagai suatu sistem informasi Akuntansi merupakan teknik yang menggambarkan proses yang menghubungkan sumber data melalui channel komunikasi dengan para penerima informasi. Akuntansi memiliki siklus yang disebut Accounttng Cycle, yang memproses bukti transaksi menjadi bentuk-bentuk informasi yang kita kenal dengan laporan keuangan yang dapat dipergunakan masyarakat untuk proses pengambilan keputusan. Akuntansi sebagai suatu komoditi Komoditi adalah barang yang dapat dijual kepada konsumen karena daya gunanya. Output akuntansi dalam bentuk informasi adalah merupakan produk dari suatu "pabrik" yang dalam konteks ini pabrik tersebut adalah "sistem akuntansi". Output ini dibutuhkan masyarakat karena memberikan manfaat yang besar terutama bagi para pemakainya yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan ekonomi. Akuntansi dianggap sebagai pertanggungiawaban (accountibility) Akuntansi juga dapat dijadikan sebagai media untuk mempertanggungiawabkan pengelolaan suatu perusahaan atau lembaga kepada principal (majikan). Dengan adanya akuntansi maka sumber-sumber kekayaan yang dikelola dapat ditelusuri, dapat diketahui arus masuk dan keluarnya serta hasil yang diperoleh dari transaksi yang tedadibeserta posisi masing-masing kekayaan pada suatu tanggal tertentu dan hasil usahanya pada suatu periode. Akuntansi sebagai teknologi Akuntansi merupakan bagaian dari praktik sedangkan jika akuntansi dianggap sebagai teori maka untuk bisa dipakai mempengaruhi sosial harus terlebih dahulu diolah menjadi teknologi. Teknologilah yang secara langsung akan dapat mengubah sosial. Dengan demikian teknologilah yang bisa menjembatani antara teori dan praktek

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/juliansyafikri/sifat-sifat-akuntansi_565bba4fac92733b054eccff
Akuntansi sebagai ideologi Tidak banyak yang membahas bahwa akuntansi dianggap sebagai suatu ideologi. Pihak yang menganggap akuntansi sebagai ideologi menganggap bahwa akuntansi ini alat untuk melegitimasi keadaan dan struktur sosial, ekonomi, dan politik kapitalis. Akuntansi sebagai suatu bahasa Akuntansi adalah bahasa perusahaan yang dapat berbicara (berkomunikasi) sendiri tentang suatu perusahaan/organisasi yang dilaporkannya. Sebagaimana halnya bahasa, akuntansi memiliki ciri-ciri yang sama dengan bahasa. Akuntansi sebagai suatu catatan historis Akuntansi telah dianggap sebagai wahana untuk memberikan gambaran sejarah organisasi dan transaksi yang dilakukan dengan lingkungannya pada masa lalu. Catatan ini merupakan gambaran bagaimana manajemen mengelolah kekayaan pemilik. Transaksi yang lalu dicatat dibukukan, dan dilaporkan melalui laporan keuangan. Akuntansi sebagai suatu realitas ekonomi saat ini Bagi pendukung pendapat ini maka akuntansi dianggap dapat memberikan gambaran realitas ekonomi perusahaan pada saat ini. Sehingga laporan akuntansi dianggap menggambarkan situasi ekonomi perusahaan pada saat sekarang, sehingga mestinya sistem akuntansi harus menggunakan harga saat ini atau current value. Akuntansi sebagai suatu sistem informasi Akuntansi merupakan teknik yang menggambarkan proses yang menghubungkan sumber data melalui channel komunikasi dengan para penerima informasi. Akuntansi memiliki siklus yang disebut Accounttng Cycle, yang memproses bukti transaksi menjadi bentuk-bentuk informasi yang kita kenal dengan laporan keuangan yang dapat dipergunakan masyarakat untuk proses pengambilan keputusan. Akuntansi sebagai suatu komoditi Komoditi adalah barang yang dapat dijual kepada konsumen karena daya gunanya. Output akuntansi dalam bentuk informasi adalah merupakan produk dari suatu "pabrik" yang dalam konteks ini pabrik tersebut adalah "sistem akuntansi". Output ini dibutuhkan masyarakat karena memberikan manfaat yang besar terutama bagi para pemakainya yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan ekonomi. Akuntansi dianggap sebagai pertanggungiawaban (accountibility) Akuntansi juga dapat dijadikan sebagai media untuk mempertanggungiawabkan pengelolaan suatu perusahaan atau lembaga kepada principal (majikan). Dengan adanya akuntansi maka sumber-sumber kekayaan yang dikelola dapat ditelusuri, dapat diketahui arus masuk dan keluarnya serta hasil yang diperoleh dari transaksi yang tedadibeserta posisi masing-masing kekayaan pada suatu tanggal tertentu dan hasil usahanya pada suatu periode. Akuntansi sebagai teknologi Akuntansi merupakan bagaian dari praktik sedangkan jika akuntansi dianggap sebagai teori maka untuk bisa dipakai mempengaruhi sosial harus terlebih dahulu diolah menjadi teknologi. Teknologilah yang secara langsung akan dapat mengubah sosial. Dengan demikian teknologilah yang bisa menjembatani antara teori dan praktek

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/juliansyafikri/sifat-sifat-akuntansi_565bba4fac92733b054ecc
  1. Akuntansi sebagai ideologi
    Tidak banyak yang membahas bahwa akuntansi dianggap sebagai suatu ideologi. Pihak yang menganggap akuntansi sebagai ideologi menganggap bahwa akuntansi ini alat untuk melegitimasi keadaan dan struktur sosial, ekonomi, dan politik kapitalis.
  2. Akuntansi sebagai suatu bahasa
    Akuntansi adalah bahasa perusahaan yang dapat berbicara (berkomunikasi) sendiri tentang suatu perusahaan/organisasi yang dilaporkannya. Sebagaimana halnya bahasa, akuntansi memiliki ciri-ciri yang sama dengan bahasa.
  3. Akuntansi sebagai suatu catatan historis
    Akuntansi telah dianggap sebagai wahana untuk memberikan gambaran sejarah organisasi dan transaksi yang dilakukan dengan lingkungannya pada masa lalu. Catatan ini merupakan gambaran bagaimana manajemen mengelolah kekayaan pemilik. Transaksi yang lalu dicatat dibukukan, dan dilaporkan melalui laporan keuangan.
  4. Akuntansi sebagai suatu realitas ekonomi saat ini
    Bagi pendukung pendapat ini maka akuntansi dianggap dapat memberikan gambaran realitas ekonomi perusahaan pada saat ini. Sehingga laporan akuntansi dianggap menggambarkan situasi ekonomi perusahaan pada saat sekarang, sehingga mestinya sistem akuntansi harus menggunakan harga saat ini atau current value.
  5. Akuntansi sebagai suatu sistem informasi
    Akuntansi merupakan teknik yang menggambarkan proses yang menghubungkan sumber data melalui channel komunikasi dengan para penerima informasi. Akuntansi memiliki siklus yang disebut Accounttng Cycle, yang memproses bukti transaksi menjadi bentuk-bentuk informasi yang kita kenal dengan laporan keuangan yang dapat dipergunakan masyarakat untuk proses pengambilan keputusan.
  6. Akuntansi sebagai suatu komoditi
    Komoditi adalah barang yang dapat dijual kepada konsumen karena daya gunanya. Output akuntansi dalam bentuk informasi adalah merupakan produk dari suatu "pabrik" yang dalam konteks ini pabrik tersebut adalah "sistem akuntansi". Output ini dibutuhkan masyarakat karena memberikan manfaat yang besar terutama bagi para pemakainya yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan ekonomi.
  7. Akuntansi dianggap sebagai pertanggungiawaban (accountibility)
    Akuntansi juga dapat dijadikan sebagai media untuk mempertanggungiawabkan pengelolaan suatu perusahaan atau lembaga kepada principal (majikan). Dengan adanya akuntansi maka sumber-sumber kekayaan yang dikelola dapat ditelusuri, dapat diketahui arus masuk dan keluarnya serta hasil yang diperoleh dari transaksi yang tedadibeserta posisi masing-masing kekayaan pada suatu tanggal tertentu dan hasil usahanya pada suatu periode.
  8. Akuntansi sebagai teknologi
    Akuntansi merupakan bagaian dari praktik sedangkan jika akuntansi dianggap sebagai teori maka untuk bisa dipakai mempengaruhi sosial harus terlebih dahulu diolah menjadi teknologi. Teknologilah yang secara langsung akan dapat mengubah sosial. Dengan demikian teknologilah yang bisa menjembatani antara teori dan praktek.

Dari penjelasan diatas mudah-mudahan bisa menambah ilmu pengetahuan pembaca khususnya di bidang akuntansi, oke sampai disini dulu , tunggu postingan saya selanjutnya. mudah-mudahan bisa lebih bermanfaat
wassalamualaikum